pre release code vein 2 dan sudah banyak pemain kecewa dengan game tersebut

code vein 2

vedepthanthai – Code Vein 2 baru saja memasuki fase pre-release dengan hands-on preview dari berbagai media dan streamer, direncanakan rilis penuh akhir Februari 2026 untuk PS5, Xbox Series X/S, dan PC. Namun, banyak pemain sudah kecewa berdasarkan demo dan early access code yang dibagikan minggu lalu (22-25 Januari), terutama karena ekspektasi tinggi setelah Code Vein pertama yang ikonik.

Demo pre-release menampilkan dunia open-world baru dengan time-travel mechanics, Blood Code yang lebih fleksibel, dan companion AI yang ditingkatkan, tapi justru jadi sumber kekecewaan utama.

Keluhan Utama Pemain Pre-Release

code vein 2

1. Performance Buruk & Optimisasi Gagal

  • Console stuttering parah: PS5 dan Series X sering drop ke 30fps di area open-world besar, pop-in tekstur, dan loading screen panjang antar timeline.
  • PC demanding: Butuh RTX 3070+ untuk 60fps stabil di 1440p, meski grafisnya “anime-style” yang seharusnya ringan.
  • “Game ini kayak main di potato PC padahal spek gue kenyamanan” – quote streamer Indonesia populer.

2. Open World “Kosong & Generic”

  • Meski ambisius pindah dari linear ke open-world, banyak bilang dunia terasa hampa dibanding Elden Ring atau sekuel FromSoftware lain.
  • Timeline shifting (fitur unik) malah bikin navigation membingungkan, respawn point susah dicari, dan fast travel terbatas.
  • “Boss keren, combat oke, tapi 80% waktu jalan kaki di lorong kosong” – Reddit r/CodeVein.

3. Combat “Terlalu Mudah” untuk Soulslike

  • Companion AI overpower: Partner AI bisa solo boss fight, bikin tantangan Soulslike hilang.
  • Blood Code system baru fleksibel tapi kurang punishing – bisa swap build kapan saja tanpa konsekuensi.
  • “Ini bukan Soulslike lagi, ini Action RPG biasa dengan anime skin” – kritik IGN preview.

4. Story & Timeline “Overambisius”

  • Time-travel plot kompleks bikin cerita membingungkan, dialog anime klise, dan karakter baru kurang charming dibanding original.
  • Secondary quest bagus tapi main story pacing buruk – terlalu lambat di awal.

Metacritic Early Access Score (Pre-Release)

PS5: 68/100 (15 reviews)
PC: 72/100 (12 reviews)
Xbox: 70/100 (8 reviews)

Review mixed: TechRadar (4/5) puji combat dan build variety, Polygon (5/10) sebut “misfire total”, IGN (6/10) suka timeline quest tapi kritik dunia kosong.

Puji Syukur dari Fans Original

Meski banyak komplain, fans Code Vein 1 tetap excited:

  • Character creator terbaik di genre Soulslike – lebih detail dari Elden Ring.
  • Combat fast & frenetic dengan weapon baru (Rune Blades, Twin Blades).
  • Blood Code fusion kasih build diversity gila (mage-tank hybrid, dll).

Indonesia Community Reaction

Twitter #CodeVein2 trending dengan opini terbelah:

text😡 55%: "Performance unplayable, open world gagal"
❤️ 30%: "Combat lebih smooth dari CV1, wait patch"
🤷 15%: "Anime Soulslike tetep nikmat meski flawed"

Kesimpulan Pre-Release

Code Vein 2 punya ambisi besar (open-world, time-travel, companion overhaul) tapi eksekusi bermasalah di pre-release:

  • ✅ Combat fluid, character creator god-tier, Blood Code innovative
  • ❌ Performance miserable, dunia kosong, AI terlalu kuat

Fans hardcore Code Vein tetep beli day one, tapi casual Soulslike hunter wait for patch 1.1 (direncanakan 2 minggu post-launch). Game ini bukti “sequel ambisius sering lebih risky daripada original sukses”. elevagedebergerallemand

Verdict: Worth coba kalau cinta anime soulslike + sabar nunggu optimasi. Skip kalau expect Elden Ring quality dunia dan performance. Luck365

Facebook Twitter Instagram Linkedin Youtube